PELAKSANAAN SHALAT MAGHRIB
Selama Cahaya Merah Belum Hilang
Shalat Maghrib merupakan salah satu dari lima shalat wajib yang harus dikerjakan oleh seluruh umat muslim. Shalat magrib dikerjakan pada saat senja atau saat matahari terbenam yakni, dimulai dari saat matahari tenggelam sampai saat cahaya merah di ufuk hilang.
Setiap hari hukum melaksanakan salat magrib adalah wajib yang artinya berpahala bila dikerjakan dan berdosa bila ditinggalkan.
Allah Subhanahu Wa ta'ala berfirman dan orang-orang yang memelihara shalatnya mereka itu kekal di surga lagi dimuliakan Quran surat, (Al ma'arij ayat 34-35).
وَٱلَّذِينَ هُمۡ عَلَىٰ صَلَاتِهِمۡ يُحَافِظُونَ
Artinya;
"Dan orang-orang yang memelihara salatnya," (Surat Al-Ma'arij, Ayat 34)
أُوْلَٰٓئِكَ فِي جَنَّٰتٖ مُّكۡرَمُونَ
Artinya;
"Mereka itu dimuliakan di dalam surga."
(Surat Al-Ma'arij, Ayat 35)
Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda, waktu sholat maghrib adalah selama cahaya merah belum hilang, sebagaimana yang diriwayatkan dalam kitab hadits berikut ini;
Sunan Abu Dawud
Kitab : Shalat
Waktu shalat maghrib
Hadits : 352
حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ شَبِيبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ
كُنَّا نُصَلِّي الْمَغْرِبَ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ نَرْمِي فَيَرَى أَحَدُنَا مَوْضِعَ نَبْلِهِ
Telah menceritakan kepada kami Dawud bin Syabib telah menceritakan kepada kami Hammad dari Tsabit Al Bunani dari Anas bin Malik dia berkata; Kami pernah shalat Maghrib bersama Nabi Shallallahu alaihi wasallam, kemudian kami memanah, ketika itu salah seorang dari kami masih dapat melihat tempat anak panahnya.
Hadits : 353
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عِيسَى عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْأَكْوَعِ قَالَ
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الْمَغْرِبَ سَاعَةَ تَغْرُبُ الشَّمْسُ إِذَا غَابَ حَاجِبُهَا
Telah menceritakan kepada kami Amru bin Ali dari Shafwan bin Isa dari Yazid bin Abu Ubaid dari Salamah bin Al Akwa' dia berkata; Nabi Shallallahu alaihi wasallam shalat Maghrib pada saat matahari tenggelam ketika penghalangnya telah menghilang.
Hadits : 354
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ
لَمَّا قَدِمَ عَلَيْنَا أَبُو أَيُّوبَ غَازِيًا وَعُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ يَوْمَئِذٍ عَلَى مِصْرَ فَأَخَّرَ الْمَغْرِبَ فَقَامَ إِلَيْهِ أَبُو أَيُّوبَ فَقَالَ لَهُ مَا هَذِهِ الصَّلَاةُ يَا عُقْبَةُ فَقَالَ شُغِلْنَا قَالَ أَمَا سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ أَوْ قَالَ عَلَى الْفِطْرَةِ مَا لَمْ يُؤَخِّرُوا الْمَغْرِبَ إِلَى أَنْ تَشْتَبِكَ النُّجُومُ
Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Umar telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai' telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ishaq telah menceritakan kepadaku Yazid bin Abu Habib dari Martsad bin Abdullah dia berkata; Tatkala Abu Ayyub mendatangi kami sebagai tentara perang, dan pada saat itu Uqbah bin Amir menjadi gubernur Mesir. Dia mengakhirkan shalat Maghrib. Maka Abu Ayyub mendatanginya dan berkata; Shalat apa ini wahai Uqbah? Dia menjawab; Kami disibukkan. Lantas Abu Ayyub berkata; Tidakkah engkau pernah mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Umatku akan senantiasa dalam kebaikan atau di atas fithrah selama mereka tidak mengakhirkan shalat Maghrib hingga semua bintang-bintang nampak.
Salat magrib memiliki banyak manfaat untuk kehidupan kita, baik di dunia juga di akhirat berikut beberapa keutamaan dan keistimewaan salat magrib dari Alquran dan berbagai super hadits yang mendasarinya.
1. Mengerjakan shalat magrib tepat waktu agar senantiasa dalam kebaikan berdasarkan hadits dari, (Uqbah bin Amir Radhiallahu Anhu).
Umatku akan senantiasa dalam kebaikan atau fitrah selama mereka tidak mengakhirkan waktu salat maghrib hingga munculnya bintang dilangit, (hadis riwayat Abu Daud dan Ahmad).
cara mengerjakan salat magrib haruslah diawal waktu, dengan mengerjakan diawal waktu maka akan senantiasa dalam kebaikan atau fitrah.
Ada 3 keutamaan sholat Magrib awal waltu diantaranya:
1. Hindarilah menunda-nunda mengerjakan salat wajib lima waktu termasuk salat magrib, Radhiallahu Anhu ia berkata aku telah melihat para sahabat senior Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, ersegera menuju tiang-tiang masjid ketika maghrib. (Hadits Riwayat Bukhari).
2.Sebagai penolong manusia di dalam surat al-baqarah Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.
"Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu."katanya, (Quran Surat Al-baqarah ayat 45)
3. Mencegah dari perbuatan keji dan munkar Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar. (Quran Surat Al Ankabut ayat 45).
"Itu keutamaan salat magrib yang dapat kita pahami dan senantiasa bisa menjaga sholat maghrib tepat waktu dan menularkannya kepada saudara-saudari kita lainnya." ujarnya
Membaca Niat Sholat Magrib:
Niat merupakan salah satu rukun dalam sholat. Niat ini dibaca berbarengan dengan takbiratul ikhram. Niat sholat maghrib:
أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.
Ushalli fardhol maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa,an makmuman/imaman lillaahi ta'aala.
Artinya;
Saya melakukan shalat fardhu maghrib sebanyak tiga rakaat dengan menghadap kiblat, pada waktunya (menjadi makmum/imam) karena Allah Ta’ala.
Pada penerapannya, jadwal salat sebetulnya sering bergeser sedikit atau banyak. Hal ini bergantung pada posisi matahari di koordinat horizon.
"Dalam penentuan jadwal sholat, data astronomi terpenting adalah posisi matahari dalam koordinat horizon, terutama ketinggian atau jarak zenit," ujar astronom dan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin dalam blognya.
Posisi matahari yang perlu dicermati adalah fajar atau morning twilight, terbit, melintasi meridian, serta senja atau evening twilight. Berbagai posisi ini dihitung dan diamati sehingga menjadi jadwal salat.
Apabila mengacu secara astronomis atau berdasarkan letak matahari, maka batas waktu salat magrib biasanya ditentukan ketika matahari terbenam ditambahkan dua menit. Mengapa demikian? Karena ada larangan menunaikan salat, tepat saat matahari terbit, terbenam, atau ketika kulminasi atas.
Wallahu 'Alam


Posting Komentar untuk "PELAKSANAAN SHALAT MAGHRIB"