UCAPKAN SAAT ADZAN MAGHRIB
Keutamaan Adzan Maghrib
Adzan merupakan panggilan untuk mengajak umat Islam mendirikan ibadah sholat. Kalimat-kalimat dalam adzan tak hanya berupa ajakan beribadah, tetapi juga mencakup esensi iman, mengungkapkan praktik Islam, bentuk ibadah, dan salah satu simbol kolektif Islam.
Kata Arab dari adzan berarti "mendengar". Bacaan ini berfungsi sebagai pernyataan dan pemberitahuan bahwa waktu sholat telah tiba dan akan segera dimulai di dalam masjid. Ketika mendengar adzan berkumandang, ada baiknya kita segera bersiap untuk melaksanakan ibadah sholat dan meninggalkan urusan lainnya.
Salah satu waktu adzan yang sering diperhatikan adalah adzan maghrib, terlebih di saat bulan Ramadan dan bagi orang yang sering melakukan puasa sunnah. Karena adzan maghrib tidak hanya berfungsi sebagai penanda masuknya waktu sholat, tapi juga sebagai tanda waktu berbuka puasa.
Membaca doa setelah adzan Maghrib akan mendapat banyak keutamaan. Oleh karenanya membaca doa setelah adzan maghrib dianjurkan sebagai amalan yang dapat dilakukan.
Jika menjalankannya, maka akan mendapat pahala dan ampunan dosa.
Allah SWT menjanjikan banyak pahala untuk umatnya yang melafalkan ataupun mendengarkan adzan.
Saat adzan dikumandangkan, orang yang mendengar disunahkan untuk menjawabnya.
Dalam hadits yang diceritakan, doa yang dilantunkan sesudah adzan tidak akan tertolak.
"Sesungguhnya do'a yang tidak tertolak adalah do'a antara adzan dan iqomah, maka berdo'alah (kala itu)." (HR Ahmad).
Adapun bacaan doa sesudah adzan yang selesai dikumandangkan yakni:
للهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّآمَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ
Allahumma robba haadzihid da’watit taammah, washhalaatil qoo’imah, aati muhammadanil washililata walfadhiilah, wasysyaarofa wad darajatal aaliyatar rafii’ah, wab’atshu maqaamam mahmudadanil ladzi wa’adthah, innaka laa tulhliful mii’aadz.
Artinya: “Ya Allah, Tuhan yang pemilik seruan yang sempurna, dan salat yang tetap didirikan, berilah alwasilah (derajat di surga), dan alfadhilah (keutamaan) kepada Nabi Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang Engkau janjikan” (HR Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah).
Namun, doa yang dibaca selepas adzan maghrib sedikit berbeda.
Disebutkan dalam kitab Sunan Abu Dawud bahwa ada doa khusus setelah adzan Magrib adalah sebagai berikut;
Sunan Abu Dawud
Kitab : Shalat
Apa yang diucapkan saat adzan maghrib
Hadits : 446
حَدَّثَنَا مُؤَمَّلُ بْنُ إِهَابٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ الْعَدَنِيُّ حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ مَعْنٍ حَدَّثَنَا الْمَسْعُودِيُّ عَنْ أَبِي كَثِيرٍ مَوْلَى أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ
عَلَّمَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقُولَ عِنْدَ أَذَانِ الْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا إِقْبَالُ لَيْلِكَ وَإِدْبَارُ نَهَارِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فَاغْفِرْ لِي
Telah menceritakan kepada kami Mu`ammal bin Ihab telah menceritakan kepada kami Abdullah bin AL-Walid Al-'Adani telah menceritakan kepada kami Al-Qasim bin Ma'n telah menceritakan kepada kami Al-Mas'udi dari Abu Katsir, mantan sahaya Ummu Salamah dari Ummu Salamah dia berkata; Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam mengajarkan aku untuk mengucapkan setelah adzan maghrib: "Allahumma inna hadza iqbalu lailika wa idbaru naharika wa-ashwaatu du'atika, faghfirli (Ya Allah, ini adalah permulaan malamMu dan akhir siangMu serta suara penyeruMu, maka ampunilah aku)."
Bacaan Adzan Maghrib
Bacaan adzan maghrib sama seperti adzan lainnya di waktu zuhur, asar, dan isya'. Berikut lantunan adzan maghrib dan artinya,
(٢x) اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ
(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ
(٢x) اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
(١x) اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
(١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x)
Asyhadu allaa illaaha illallaah. (2x)
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (2x)
Hayya 'alashshalaah (2x)
Hayya 'alalfalaah. (2x)
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)
Laa ilaaha illallaah (1x)
Artinya:
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah.
Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.
Marilah Sholat.
Marilah Menuju Kepada Kejayaan.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Tiada Tuhan selain Allah.
Membaca doa setelah adzan Maghrib dan cara menjawabnya merupakan bentuk adab ketika mendengar adzan.
Adapun cara menjawab adzan ini sudah diajarkan Rasulullah dengan jelas. Berikut hadisnya:
“ Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali. Kemudian mintalah wasilah pada Allah untukku. Karena wasilah itu adalah tempat di surga yang hanya diperuntukkan bagi hamba Allah, aku berharap akulah yang mendapatkannya. Siapa yang meminta untukku wasilah seperti itu, dialah yang berhak mendapatkan syafa’atku.” (HR. Muslim no. 384).
Bacaan doa setelah adzan ada yang berbeda dengan doa sesudah adzan pada umumnya, yakni doa setelah adzan Shubuh dan doa setelah adzan Maghrib.
Hal ini dikarenakan waktu Shubuh dan Maghrib merupakan waktu spesial pergantian hari, yakni ketika menjelang pagi dan sore hari.
Berikut doa setelah adzan maghrib:
اللّٰهُمَّ هَذَا إِقْبَالُ لَيْلِكَ وإدْبَارُ نَهَارِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فَاغْفِرْ ليْ
Bacaan latin: Allahumma hadza iqbalu lailika wa idbaru naharika wa ashwatu du'aika faghfir lii.
Artinya: "Ya Allah, ini telah menjelang malamMu, dan telah berlalu siangMu, telah diserukan seruanMu, maka ampunilah aku."
Wallahu 'Alam.


Posting Komentar untuk "UCAPKAN SAAT ADZAN MAGHRIB"