Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

HUBUNGAN TANPA PUJIAN




Hidup secara pribadi merupakan hak bagi setiap orang, namun kehidupan kita tidak akan bisa terlepas dari campur tangan orang lain termasuk lingkungan, baik yang hidup maupun yang mati. Tatanan sosial akan terbentuk dari hubungan masing- masing individu dan setiap individu mempunyai peran dalam mengisi lingkungan sosial tersebut.  

Hubungan interpersonal yang dibangun bisa saja tanpa kita sadari akan membentuk rantai pengikat bagi seseorang, dimana hal ini akan menjadi suatu parasit  yang membuat manusia terbelenggu dalam jalinan sosial perampas kebebasan. Akibatnya kita sering merasa tidak percaya diri, merasa terjepit dalam roda kehidupan yang sering kita anggap tidak adil.

Rasa ketidakadilan dalam menjalani kehidupan ini, tidak ayal lagi akan membawa kita kepada sikap yang negatif sehingga banyaknya sekarang manusia mengalami stress atau tekanan batin dan tidak sedikit orang baik muda maupun tua bertindak anarkis terhadap dirinya sendiri dengan mengambil jalan pintas bahkan ada yang sampai bunuh diri.


SIMPUL KEBEBASAN

Hilangnya kebebasan kita disebabkan kita tidak punya keberanian untuk berubah. Pada dasarnya manusia lebih suka pada keadaan yang ada meskipun perasaan tertekan namun tetap saja bertahan dalam lingkaran tersebut. Padahal untuk lepas dari tekanan agar mendapatkan kebebasan tidaklah sesulit yang kita bayangkan. 

Untuk mendapatkan kebebasan pertama kita harus mencintai diri sendiri, dengan mencintai diri sendiri kita akan menerima diri kita apa adanya. Orang yang selalu mengharapkan penilaian diri dari orang lain akan menjadi beban dalam diri kita dan ini akan membawa penolakan terhadap interpersonal kita secara keseluruhan.

Interpersonal yang diawali dengan mencintai diri sendiri akan mampu menciptakan pembagian tugas terhadap hubungan individu masing-masing. Dengan pembagian tugas ini membuat seseorang akan berperan sesuai kemampuan dan tugas serta tidak akan mencampuri tugas atau urusan orang lain. Jika semua telah berjalan sesuai kodratnya keselarasan akan muncul dalam hubungan sosial tersebut.

Keselarasan ini membuat seseorang merasa bebas dan mendapatkan kebahagiaan bila hubungan yang dibangun diatas kesetaraan atau interpersonal horizontal. Jika hubungan dilakukan secara vertikal yang penuh dengan teguran dan pujian, dimana masing-masing orang menginginkan pujian terhadap dirinya. hal ini akan menimbulkan manipulasi hubungan. Pujian dan teguran yang dilontarkan orang tua kepada anak menggambarkan superior orang tua tersebut. 

Dari hubungan yang didasari secara vertikal sering menimbulkan ketidak harmonis karena dari sini dapat menciptakan ego superior yang terus dicari agar seseorang mampu menundukkan orang lain. Makanya sekarang banyak orang merasa dikucilkan dan diremehkan. Tapi bila hubungan yang dijalin tanpa pujian seseorang akan merasa setara, dengan kesetaraan ini setiap manusia merasa punya kawan seperjuangan dalam hidupnya.

Hubungan tanpa pujian mampu menciptakan rasa tanggung jawab terhadap bermasyarakat, setiap orang akan berkontribusi sesuai kemampuan tanpa mengharap pujian dari orang lain. tekanan batin yang selama ini dirasakan lambat laun akan sirna dan mendatangkan kebahagiaan yang sejati.

Posting Komentar untuk "HUBUNGAN TANPA PUJIAN"

close